Dinamika Sistem Secara Umum dalam Industri



System dynamics atau dinamika sistem adalah  suatu metode pemodelan yang diperkenalkan oleh Jay Forrester pada tahun 1950-an yang kemudia dikembangkan di Massachusetts Institute of Technology Amerika. Sesuai dengan namanya, penggunaan metode ini erat berhubungan dengan pertanyaan-pertanyaan tentang tendensi-tendensi dinamik sistem-sistem yang kompleks, yaitu pola-pola tingkah laku yang dibangkitkan oleh sistem itu dengan bertambahnya waktu. 

Dinamika sistem adalah perangkat analsis sistem yang dapat dipakai untuk membuat simulasi sistem kompleks. Simulasi berarti membuat representasi yang sederhana dari aslinya. Dinamika sistem berbasis pada persamaan difference dan diferensial. Persamaan difference adalah persamaan yang menyatakan bahwa keadaan masa nanti (the future state) tergantung pada keadaan sekarang (the current state) dan factor - faktor lainnya.

Metodologi dinamika sistem pada dasarnya menggunakan hubungan-hubungan sebab-akibat (causal) dalam menyusun model suatu sistem yang kompleks, sebagai dasar dalam mengenali dan memahami tingkah laku dinamis sistem tersebut. Dengan perkataan lain, penggunaan metodologi dinamika sistem lebih ditekankan kepada tujuan-tujuan peningkatan pengertian kita tentang bagaimana tingkah laku sistem muncul dari strukturnya. Persoalan yang dapat dengan tepat dimodelkan menggunakan metodologi dinamika sistem adalah masalah yang mempunyai sifat dinamis (berubah terhadap waktu) dan struktur fenomenanya mengandung paling sedikit satu struktur umpan- balik (feedback structure).
Penggunaan dinamika system

Pada mulanya Forrester menerapkan metodologi dinamika sistem untuk memecahkan persoalan-persoalan yang terdapat dalam industri (perusahaan). Model-model dinamika sistem pertama kali ditujukan kepada permasalahan manajemen yang umum seperti fluktuasi inventori, ketidakstabilan tenaga kerja, dan penurunan pangsa pasar suatu perusahaan. Perkembangannya terus meningkat semenjak pemanfaatannya dalam persoalan sistem-sistem sosial yang sangat beragam, yang dilakukan dan dimanfaatkan oleh pemegang kebijakan.

System dinamika di bidang manufaktur meliputi biaya yaitu, kualitas, pengiriman, dan fleksibilitas. Dengan menerapkan tampilan yang dinamis, konsep-konsep dari literatur yang diuji dan kekurangan diidentifikasi. Desain atau metodologi dan pendekatan Analisis ini dilakukan dengan bantuan sebuah eksplorasi Model dinamika sistem yang mewakili hirarki kemampuan akumulatif. Para Model eksplorasi parameter dengan data empiris dari survei internasional besar manufaktur tanaman. Hasil dari analisis statis dapat ditransfer menjadi model dinamis, yang dapat digunakan untuk menguji strategi alokasi sumber daya untuk strategis kemampuan

Pembuatan model dinamika sistem umumnya dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak yang memang dirancang khusus. Perangkat lunak tersebut seperti Powersim, Vensim, Stella, dan Dynamo. Dengan perangkat lunak tersebut model dibuat secara grafis dengan simbol-simbol atas variabel dan hubungannya. 

Di Indonesia, salah satu lembaga pendidikan yang mengajarkan dinamika sistem adalah Institut Teknologi Bandung (ITB). Di ITB dinamika sistem diberikan melalui Mata Kuliah Pemodelan pada Program Magister Studi Pembangunan (S2). Selain itu ITB juga membuka peluang untuk mempelajari dinamika sistem melalui jalur kursus.


Sumber :



0 komentar:



Posting Komentar

Powered By Blogger
Diberdayakan oleh Blogger.